Ini Alasan Trump Perintahkan Pentagon Uji Coba Senjata Nuklir

Anton Suhartono
Donald Trump tiba-tiba memerintahkan Departemen Pertahanan, kini disebut Departemen Perang, untuk memulai uji coba senjata nuklir (Foto: US Air Force)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan Departemen Pertahanan, kini disebut Departemen Perang, untuk memulai uji coba senjata nuklir. Perintah mendadak itu disampaikan tak lama setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba drone torpedo nuklir Poseidon.

Dalam pernyataannya di Truth Social, Kamis (30/10/2025), Trump menegaskan langkah tersebut diambil untuk memastikan AS tidak tertinggal dalam perlombaan teknologi militer strategis.
“Karena negara-negara lain menguji coba program-program mereka, saya memerintahkan Departemen Perang untuk memulai uji coba senjata nuklir berdasarkan basis yang setara,” tulis Trump.

“Proses tersebut akan dimulai secepatnya,” katanya.

Namun saat didesak wartawan untuk memberikan penjelasan rinci, Trump menolak memberikan penjelasan. Dia sedang berada di Korea Selatam untuk mengikuti KTT APEC.


Reaksi terhadap Uji Coba Poseidon Rusia

Instruksi Trump muncul hanya sehari setelah Putin mengonfirmasi uji coba sukses torpedo Poseidon, drone bawah laut bertenaga nuklir yang diyakini mampu menciptakan tsunami radioaktif besar jika diledakkan di dekat pantai musuh. Meski Kremlin tidak mengungkapkan rincian teknis hasilnya, uji coba itu dianggap sebagai pesan simbolis bahwa Rusia siap memperkuat posisi nuklirnya di tengah meningkatnya ketegangan global.

Trump disebut tidak ingin AS terlihat pasif dalam menghadapi kebangkitan kekuatan nuklir lawan. Ia menilai langkah Rusia bisa mengubah keseimbangan kekuatan strategis dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pidato di Peringatan 9/11, Menhan AS: Kita Akan Tuntaskan Perang Lawan Iran

2 hari lalu

Bahlil Pastikan Perusahaan Raksasa Rusia bakal Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan

2 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS

2 hari lalu

Terungkap! Pangeran MBS Telepon Trump, Minta Bantuan AS Serang Houthi tapi Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal