Ini Ancaman Hamas jika Israel Gelar Operasi Darat ke Rafah

Anton Suhartono
Hamas memperingatkan Israel jika menggelar serangan darat ke Rafah, Jalur Gaza, tempat perlindungan terakhir bagi pengungsi (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id - Hamas memperingatkan bahwa Israel serangan darat ke Rafah, Jalur Gaza, bisa membahayakan pembebasan sandera. Kota Rafah yang berada di perbatasan Mesir menjadi tempat perlindungan terakhir warga Gaza untuk menghindari dampak serangan tentara Zionis.

“Setiap serangan yang dilakukan tentara penjajah di Kota Rafah akan menggagalkan perundingan pertukaran (tahanan),” kata seorang pemimpin Hamas yang meminta namanya tak disebutkan, dikutip dari AFP, Senin (12/2/2024).

Hamas dan pejuang Gaza lainnya diperkirakan menyandera sekitar 250 orang Israel dalam serangan pada 7 Oktober. Dari jumlah sekitar 100 di antaranya telah dibebaskan saat gencatan senjata pertama yang berlangsung selama sepekan pada akhir November 2023.

Sementara sandera yang tersisa diperkirakan 130-an orang, sebagian mungkin tewas justru akibat serangan Israel.

Sayap militer Hamas Brigade Izzuddin Al Qassam pada 11 Februari lalu menyatakan 2 sandera tewas dan 8 lainnya terluka parah akibat serangan udara tentara Zionis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Bentrok Penolakan Konser Andrea Bocelli, 33 Aparat hingga Bahar Bin Smith Terluka

9 jam lalu

Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Setiap Tahun: Mereka Sudah Tak Butuh!

10 jam lalu

Utang Israel Tembus Rp8.094 Triliun, Mantan Jenderal Peringatkan Keruntuhan Ekonomi

10 jam lalu

Netanyahu Berusaha Gugat Hasil Pemilu Israel, Eisenkot: Kehendak Rakyat Tak Bisa Dihapus!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal