Ini Bantuan yang Dikirim 18 Negara untuk Korban Gempa Sulteng

Nathania Riris Michico
Anggota LSM Internasional, Pemadam Kebakaran Darurat Internasional, meninggalkan Hotel Mercure yang rusak parah setelah operasi pencarian dan penyelamatan di Palu. (Foto: AFP)

"Bantuan asing yang diharapkan, diprioritaskan adalah pesawat terbang, pesawat angkut seperti C-130 atau sejenisnya, tenda pengungsi, alat pengolahan air, genset, rumah sakit lapangan, dan peralatan medisnya," kata Arrmanatha.

Menurut Arrmanatha, hingga saat ini, sudah ada 18 negara dan dua organisasi internasional yang sudah memberikan daftar bantuan secara konkret, termasuk AS, Prancis, Turki, dan Arab Saudi. Dia mengatakan, pesawat yang membawa bantuan kemanusiaan dari Singapura dan India sudah mendarat di Balikpapan dan Palu.

Sejauh ini, kata dia, sebanyak 13 negara mendapat izin masuk untuk membawa bantuan kemanusiaan bagi korban gempa-tsunami di Donggala dan Palu. Kendati demikian, tidak otomatis pesawat dari 13 negara yang sudah mendapat izin bisa langsung masuk, sebab harus terlebih dahulu melihat kapasitas di bandar udara di Balikpapan, Palu, atau Makassar.

Arrmanatha menekankan, bantuan berupa pesawat angkut militer tetap dibolehkan masuk namun dengan jumlah personel terbatas.

Lebih lanjut, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan, sebagian negara menyatakan akan mengucurkan dana tunai. Uni Eropa misalnya mejanjikan 1,5 juta euro atau sekitar Rp26 milliar. Mereka juga akan mengirim tenaga medis dan membantu memetakan wilayah yang terkena dampak bencana dengan satelit.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Gempa M6,7 Palu: Korban Tewas Bertambah Jadi 3 Orang, 6.412 Warga Terdampak

57 tahun lalu

Update Gempa M6,7 Palu Sulteng: 1 Orang Tewas, 312 Warga Terdampak

57 tahun lalu

Palu Diguncang Gempa M 6,7! Warga Panik Berhamburan, Sejumlah Bangunan Dilaporkan Rusak

57 tahun lalu

Badan Geologi Ungkap Penyebab Gempa Palu M 4,8, Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal