Ini Dia Bom Dahsyat AS untuk Musnahkan Fasilitas Nuklir Iran, Bisa Menembus Bawah Tanah?

Ahmad Islamy Jamil
Foto yang dirilis oleh Angkatan Udara AS pada 2 Mei 2023 ini memperlihatkan GBU-57 atau bom Artileri Penembus Dahsyat di Pangkalan Udara Whiteman di Missouri, Amerika Serikat. (Foto: AP)

WASHINGTON DC, iNews.id – Militer AS pada awal bulan ini mengunggah beberapa gambar bom dahsyat yang dirancang untuk menembus jauh ke dalam bumi. Unggahan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan Washington DC dengan Iran.

Menurut perkiraan, bom tersebut mampu menghancurkan fasilitas bawah tanah yang digunakan Teheran untuk memperkaya uranium.

The Associated Press (AP) melansir, Angkatan Udara AS pada 2 Mei lalu merilis gambar senjata langka, yaitu GBU-57. Bom ini juga dikenal dengan julukan “Massive Ordnance Penetrator” alias “Artileri Penembus Dahsyat”.

Akan tetapi, unggahan tersebut kemudian dihapus oleh Angkatan Udara AS. Menurut AP, foto-foto tersebut tampaknya mengungkapkan detail yang sensitif dan rahasia tentang komposisi dan kemampuan senjata.

Publikasi sejumlah gambar itu muncul ketika AP melaporkan bahwa Iran membuat kemajuan yang mantap dalam membangun fasilitas nuklir yang kemungkinan berada di luar jangkauan GBU-57. Sementara GBU-57 dianggap sebagai senjata mutakhir yang dimiliki militer AS untuk menghancurkan bunker bawah tanah.

AS mengembangkan Massive Ordnance Penetrator pada 2000-an karena meningkatnya kekhawatiran atas Iran yang terus mengembangkan situs nuklirnya di bawah tanah.

Sejumlah personel Angkatan Udara AS mengecek bom GBU-57 di Pangkalan Udara Whiteman di Missouri, Amerika Serikat. (Foto: AP)

Angkatan Udara AS memposting gambar bom tersebut di halaman Facebook Pangkalan Angkatan Udara Whiteman di Missouri. Pangkalan tersebut adalah rumah bagi armada pengebom siluman B-2, satu-satunya pesawat tempur Amerika Serikat yang dapat menyebarkan bom sejenis.

Dalam keterangannya, pangkalan tersebut menyatakan telah menerima dua bom Massive Ordnance Penetrator, sehingga satu skuadron amunisi di sana dapat menguji kinerja senjata itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
13 menit lalu

Israel Perkirakan Perang Lawan Iran Kelar 3 Minggu Lagi

Internasional
41 menit lalu

Bukan Hanya Upah, Iran Juga Naikkan Tunjangan Pekerja padahal Lagi Perang

Internasional
2 jam lalu

Iran Naikkan Upah Minimum 60 Persen di Tengah Perang Lawan AS-Israel!

Internasional
7 jam lalu

Keok di Medan Perang, Drone Tempur MQ-9 Reaper AS Jadi Bulan-bulanan Iran 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal