Ini Dia Negara Bagian yang Menentukan Pilpres AS 2024

Anton Suhartono
Negara bagian menentukan Pilpres AS 2024 salah satunya Pennsylvania yang memiliki 19 suara elektoral. Grafis perolehan suara sementara Donald Trump dan Kamala Harris (Foto: AP)

Pennsylvania adalah negara bagian yang akan menjadi penentu dengan jumlah suara elektoral 19, turun dibandingkan 20 pada Pilpres AS 2020. Namun berdasaran catatan sebelumnya, Penssylvania selalu memberikan kemenangan untuk capres dari Partai Demokrat.

Sejak 1992, negara bagian ini hanya memberikan satu kali kemenangan untuk capres dari Partai Republik yakni pada 2016. Saat itu Trump berhadapan dengan Hillary Clinton di pilpres. Joe Biden merebutnya kembali dalam pilpres 2020, itu pun dengan selisih suara sangat kecil, yaitu 1,2 persen saja.

Sementara itu di atas kertas, Harris sebenarnya berada di atas angin ketimbang Trump, berdasarkan perkiraan suara elektoral dari negara bagian yang dikuasai Partai Demokrat maupun Republik.

Menurut penghitungan beberapa media AS, Harris sudah menggenggam 226 suara elektoral dari negara-negara bagian yang secara konsisten mendukung atau condong ke Partai Demokrat atau biasa disebut wilayah biru.

Sementara Trump mengandalkan 219 suara elektoral dari wilayah-wilayah merah atau dikuasai Partai Republik.

Artinya Harris hanya membutuhkan 44 suara elektoral lagi untuk mencapai ambang batas 270. Sementara Trump membutuhkan 51 suara.

Ada 93 suara elektoral yang diperebutkan di tujuh negara bagian medan pertempuran sengit. Berdasarkan polling sebelum pemungutan suara 5 November, Trump unggul tipis atas Harris dengan selisih 1 sampai 2 persen suara di wilayah-wilayah tersebut. Ini menjadikan Pilpres AS 2024 akan menjadi sangat sengit.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!

57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Lobi Presiden FIFA untuk Batalkan Kartu Merah Folarin Balogun

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal