Ini Jejak Kasus yang Membelit Pendiri WikiLeaks Julian Assange

Nathania Riris Michico
Julian Assange. (FOTO: AFP)

20 Desember: Dia sekali lagi muncul untuk mengatakan "pintu terbuka" untuk pembicaraan menghindari ekstradisi ke Swedia.

2013

18 Juni: Assange mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak akan meninggalkan kedutaan Ekuador di London bahkan jika tuduhan seks terhadapnya dibatalkan, karena khawatir akan diekstradisi ke AS.

2014

16 Juli: Seorang hakim di Stockholm mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadapnya karena dugaan pelanggaran seksual terhadap dua perempuan. Dia kemudian kalah dalam banding.

2015

13 Maret: Jaksa Swedia meminta untuk memeriksanya di Kedutaan Ekuador.

13 Agustus: Investigasi terhadap beberapa dugaan pelecehan seksual dibatalkan karena batasan waktu. Namun investigasi terhadap dugaan pemerkosaan tetap berlangsung.

16 Agustus: Menteri Kantor Luar Negeri Inggris Hugo Swire mengatakan, keputusan Ekuador untuk menampung Assange di kedutaannya mencegah jalan keadilan yang tepat. Dia menyatakan kembali kewajiban hukum Inggris untuk mengekstradisi Assange ke Swedia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Aktivis Greta Thunberg Ditangkap di Inggris saat Demo Pro-Palestina, Dijerat UU Terorisme

Nasional
10 hari lalu

KBRI London Adukan Bonnie Blue ke Pemerintah Inggris Buntut Hina Bendera Merah Putih

Internasional
13 hari lalu

Bek Barcelona Tewas Ditembak di Ekuador, 2 Orang Ditangkap

Internasional
20 hari lalu

Raja Charles Umumkan Perkembangan Pengobatan Kanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal