WASHINGTON, iNews.id - Badai musim dingin dahsyat yang melumpuhkan sebagian wilayah Amerika Serikat, memadamkan listrik lebih dari 1 juta pelanggan dan membatalkan lebih dari 10.000 penerbangan, ternyata dipicu oleh fenomena atmosfer langka di kawasan Arktik.
Para ahli cuaca menyebut penyebab utama badai ini adalah gangguan pusaran kutub (polar vortex) yang meluas jauh ke selatan.
Badan Layanan Cuaca Nasional (NWS) menjelaskan, sistem badai besar ini terjadi ketika pusaran kutub, massa udara dingin bertekanan rendah di wilayah Arktik, tidak lagi terkunci rapat di Kutub Utara. Dalam kondisi normal, pusaran tersebut membentuk sistem melingkar yang relatif stabil.
Namun kali ini, pusaran kutub meregang dan berubah bentuk, sehingga udara dingin ekstrem terdorong ke wilayah luas Amerika Utara.
“Ini adalah badai yang unik karena cakupannya sangat luas,” ujar pakar meteorologi NWS, Allison Santorelli.