Ini Peran Arab Saudi Pulihkan Ekonomi Global akibat Pandemi Melalui G20

Anton Suhartono
Majid bin Abdullah Al Qasabi (Foto: Saudi Gazette)

RIYADH, iNews.id - Menteri Perdagangan Arab Saudi Majid bin Abdullah Al Qasabi menegaskan KTT G20 yang tahun ini diadakan di Italia fokus untuk menyempurnakan keberhasilan peta jalan yang ditetapkan Arab Saudi dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi serta pemulihan global. Arab Saudi merupakan pemimpin G20 pada tahun lalu.

G20 menghadapi tantangan besar akibat pandemi Covid-19 yang memberikan dampak luas bagi perekonomian global.

"Sebagai kelanjutan dari pencapaian selama kepemimpinan Kerajaan pada G20 2020, para menteri perdagangan dan investasi, menggunakan dasar pernyataan selama kepemimpinan Italia di G20, pada Inisiatif Riyadh untuk Masa Depan Organisasi Perdagangan Dunia yang  telah disetujui para pemimpin G20 tahun lalu," kata Al Qasabi, dikutip dari SPA, Sabtu (30/10/2021).

Inisiatif ini, lanjut dia, didasarkan pada kesamaan tujuan dan prinsip-prinsip dasar sistem perdagangan multilateral, membahas reformasi Organisasi Perdagangan Dunia, serta peran organisasi dalam memulihkan pertumbuhan, mempromosikan pemulihan ekonomi, dan membatasi efek pandemi terhadap perdagangan dan investasi internasional. Selain itu juga menekankan pentingnya kerja sama global dalam menjaga sistem perdagangan yang terbuka dan adil bagi semua.

Al Qasabi menekankan, kondisi pandemi Covid-19 saat ini membutuhkan pemulihan ekonomi yang kuat dan efektif dari pemerintah. Mereka menjadikan layanan, investasi, dan perdagangan digital sebagai elemen penting dalam kebijakan. Pandemi telah menunjukkan, perdagangan digital bukan hanya kebutuhan, tapi menjadi syarat penting dalam perdagangan dan ekonomi terutama untuk negara-negara berkembang dan kurang berkembang.

Pandemi, lanjut dia, semakin memperburuk tantangan dan hambatan yang dihadapi usaha mikro, kecil dan menengah. Oleh karena itu perlu upaya kolektif untuk membantu usaha kecil agar bisa pulih yakni dengan mengatasi hambatan pada produksi, rantai pasokan, jaringan bisnis, pembayaran pinjaman, dan kurangnya sumber daya modal untuk mempertahankan atau memastikan kelanjutan bisnis.

Patut dicatat, negara-negara G20, selama masa kepemimpinan Saudi tahun lalu, mengambil tindakan cepat untuk mengurangi dampak gangguan perdagangan dan rantai pasokan global. Selain itu mereka berupaya memulihkan kepercayaan dan kelangsungan perdagangan dengan mengembangkan langkah-langkah jangka panjang dan pendek untuk mendukung respons dan mengurangi dampak negatif dari pandemi Covid-19.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki

57 tahun lalu

Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia

57 tahun lalu

Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen

57 tahun lalu

Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal