Ini Poin Kontroversial dari Proposal Damai Trump untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Anton Suhartono
28 poin rencana perdamaian yang diajukan Donald Trump untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina memicu gelombang kritik dan penolakan (Foto: Istimewa)

2. Ukraina Harus Membatasi Postur Militer

Trump meminta Ukraina mengurangi kemampuan militernya secara signifikan. Menurut para pemimpin Eropa, syarat ini akan membuat Ukraina sangat rentan terhadap serangan di masa depan.

Negara-negara Eropa menyebut permintaan ini sebagai ancaman langsung terhadap keamanan kawasan, karena Rusia akan memiliki superioritas militer tanpa penyeimbang.

3. Batalkan Keinginan Bergabung dengan NATO

Salah satu ambisi terbesar Ukraina selama satu dekade terakhir adalah bergabung dengan NATO. Namun Trump ingin Kiev menghentikan secara resmi aspirasi tersebut.

Bagi banyak negara Barat, ini dianggap sebagai “hadiah geopolitik” bagi Rusia, yang sejak awal menentang perluasan NATO ke timur.

Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto bahkan mengatakan persyaratan diajukan Trump terhadap Ukraina tidak akan pernah bisa diterima.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

57 tahun lalu

Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

57 tahun lalu

AS Berhenti Serang Iran, Trump Beri Instruksi Lanjutkan Perundingan

57 tahun lalu

Trump: Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir tapi Negosiasi Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal