Inilah Pasukan Khusus Ottoman Saat Penaklukan Konstantinopel

Punta Dewa
Pasukan Khusus penakluk Konstantinopel, Prajurit Sipahi (Foto: Timeless Myths)

Sultan Mehmed II al-Fatih sukses memenangkan perang setelah memerintahkan sebagian armada kapal Angkatan Laut Turki Usmani untuk diangkat melewati daratan. Dengan begitu, mereka dapat melewati jebakan rantai di sekitar Golden Horn menuju Laut Marmara.

Sesampainya di sana, secara bersamaan, lebih dari 10.000 pasukan bersama seluruh armada Turki Usmani menyerang Kota Konstantinopel pada hari berikutnya. Mereka menyerang dengan senjata unggulan, meriam ukuran raksasa “Orban”.

Penyerangan ini berakhir setelah Sultan Mehmed II berhasil mengambil Kota Byzantium. Kemudian, kota ini diubah menjadi ibu kota baru Turki Usmani, Istanbul.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Sebut Hubungan RI-Turki Terjalin sejak Era Ottoman: Batin Kita Sudah Dalam

57 tahun lalu

Mengapa Arab Saudi Tidak Pernah Dijajah? Begini Sejarahnya

57 tahun lalu

Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia: Gold, Glory, dan Gospel

57 tahun lalu

Peristiwa Sejarah Hari Ini 22 September, Perang Iran-Irak hingga Bulgaria Merdeka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal