Intelijen AS Sebut Pangeran MBS Terlibat Pembunuhan Khashoggi, Arab Saudi: Tak Bisa Diterima

Anton Suhartono
Jamal Khashoggi (Foto: AFP)

Menurut Kemlu Arab Saudi, laporan intelijen yang disampaikan ke Kongres AS itu menggunakan kesimpulan yang tidak bisa dibenarkan dan tidak akurat.

Kerajaan sudah mengambil langkah yang diperlukan serta memastikan tragedi serupa itu tidak akan terjadi lagi. 

Lebih lanjut kemlu menegaskan, Arab Saudi dan AS merupakan sekutu yang kuat dan langgeng. Kerja sama tersebut telah berkembang selama hampir 8 dekade atas dasar saling menghormati.

Lembaga di kedua negara juga telah bekerja sama erat memperdalam hubungan di semua bidang, termasuk dalam rangka meningkatkan keamanan dan stabilitas di kawasan dan dunia. 

"Kami berharap dapat mempertahankan landasan abadi yang telah membentuk kerangka kerja kemitraan strategis yang tangguh antara Kerajaan dan AS," bunyi pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
17 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Nasional
18 jam lalu

Prabowo: Peristiwa Marsinah yang Dibunuh Keji karena Perjuangkan Buruh Sesungguhnya Tak Perlu Terjadi

Internasional
18 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Internasional
19 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
19 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal