Intelijen AS Sebut Pangeran MBS Terlibat Pembunuhan Khashoggi, Arab Saudi: Tak Bisa Diterima

Anton Suhartono
Jamal Khashoggi (Foto: AFP)

Menurut Kemlu Arab Saudi, laporan intelijen yang disampaikan ke Kongres AS itu menggunakan kesimpulan yang tidak bisa dibenarkan dan tidak akurat.

Kerajaan sudah mengambil langkah yang diperlukan serta memastikan tragedi serupa itu tidak akan terjadi lagi. 

Lebih lanjut kemlu menegaskan, Arab Saudi dan AS merupakan sekutu yang kuat dan langgeng. Kerja sama tersebut telah berkembang selama hampir 8 dekade atas dasar saling menghormati.

Lembaga di kedua negara juga telah bekerja sama erat memperdalam hubungan di semua bidang, termasuk dalam rangka meningkatkan keamanan dan stabilitas di kawasan dan dunia. 

"Kami berharap dapat mempertahankan landasan abadi yang telah membentuk kerangka kerja kemitraan strategis yang tangguh antara Kerajaan dan AS," bunyi pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Iran Ditipu Fasilitas Energi Nuklirnya Diserang: AS-Israel Akan Bayar dengan Harga Mahal!

Buletin
21 jam lalu

Pesawat Militer AS Mobilisasi Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Sinyal Serangan Darat ke Iran Menguat

Internasional
24 jam lalu

Trump Tunda Lagi Serang Fasilitas Energi Iran: Mereka Minta 7, Saya Kasih 10 Hari

Internasional
24 jam lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

Internasional
1 hari lalu

AS Akan Terus Gempur Iran meski Perundingan Damai Berlangsung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal