Intelijen AS Sebut Pangeran MBS Terlibat Pembunuhan Khashoggi, Arab Saudi: Tak Bisa Diterima

Anton Suhartono
Jamal Khashoggi (Foto: AFP)

Ditambahkan, orang-orang yang terlibat telah dijatuhi hukuman oleh pengadilan Saudi. Keluarga Almarhum juga menyambut baik hukuman tersebut.

Menurut Kemlu Arab Saudi, laporan intelijen yang disampaikan ke Kongres AS itu menggunakan kesimpulan yang tidak bisa dibenarkan dan tidak akurat.

Kerajaan sudah mengambil langkah yang diperlukan serta memastikan tragedi serupa itu tidak akan terjadi lagi. 

Lebih lanjut kemlu menegaskan, Arab Saudi dan AS merupakan sekutu yang kuat dan langgeng. Kerja sama tersebut telah berkembang selama hampir 8 dekade atas dasar saling menghormati.

Lembaga di kedua negara juga telah bekerja sama erat memperdalam hubungan di semua bidang, termasuk dalam rangka meningkatkan keamanan dan stabilitas di kawasan dan dunia. 

"Kami berharap dapat mempertahankan landasan abadi yang telah membentuk kerangka kerja kemitraan strategis yang tangguh antara Kerajaan dan AS," bunyi pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Ingat CEO yang Viral karena Pecat 900 Karyawan Lewat Zoom? Kini Giliran Dia yang Dipecat

8 jam lalu

Menipu Rp11,6 Triliun, Anak Wali Kota di Filipina Diburu FBI

9 jam lalu

Trump Bakal Klaim Selat Hormuz Milik AS, Iran: Hanya Kami yang Bisa Buka-Tutup

11 jam lalu

Nah! Negara-Negara Teluk Mulai Frustrasi dengan AS, Perang Iran Tak Kunjung Usai

12 jam lalu

Rombak Jajaran Petinggi Militer, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal