Intelijen AS Sebut Pangeran MBS Terlibat Pembunuhan Khashoggi, Arab Saudi: Tak Bisa Diterima

Anton Suhartono
Jamal Khashoggi (Foto: AFP)

RIYADH, iNews.id - Arab Saudi dengan tegas menolak laporan intelijen Amerika Serikat (AS) soal tuduhan keterlibatan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Disebutkan, tuduhan terlibatnya kepemimpinan Arab Saudi itu sebagai laporan yang negatif, salah, dan tidak bisa diterima.

Dalam pernyataan pada Jumat (26/2/2021), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arab Saudi menilai laporan tersebut berisi informasi dan kesimpulan yang tidak akurat.

"Kementerian menegaskan kembali apa yang sebelumnya disampaikan otoritas terkait di Kerajaan, ini merupakan kejahatan yang menjijikkan dan pelanggaran mencolok terhadap hukum dan nilai-nilai Kerajaan," demikian isi pernyataan kemlu, dikutip dari Saudi Gazette, Sabtu (27/2/2021).

“Kejahatan ini dilakukan oleh sekelompok individu yang telah melanggar semua peraturan serta otoritas lembaga tempat mereka bekerja. Otoritas terkait di Kerajaan mengambil semua tindakan yang mungkin dalam sistem hukum kami untuk memastikan bahwa individu-individu ini diselidiki dengan benar dan untuk memastikan bahwa keadilan ditegakkan." 

Ditambahkan, orang-orang yang terlibat telah dijatuhi hukuman oleh pengadilan Saudi. Keluarga Almarhum juga menyambut baik hukuman tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Iran Ditipu Fasilitas Energi Nuklirnya Diserang: AS-Israel Akan Bayar dengan Harga Mahal!

Buletin
19 jam lalu

Pesawat Militer AS Mobilisasi Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Sinyal Serangan Darat ke Iran Menguat

Internasional
22 jam lalu

Trump Tunda Lagi Serang Fasilitas Energi Iran: Mereka Minta 7, Saya Kasih 10 Hari

Internasional
22 jam lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

Internasional
1 hari lalu

AS Akan Terus Gempur Iran meski Perundingan Damai Berlangsung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal