Intelijen AS Ungkap Hamas Kehilangan 15.000 Pejuang Selama Perang

Anton Suhartono
Intelijen AS mengungkap Hamas merekrut 10.000 hingga 15.000 pejuang selama perang di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023 (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkap Hamas merekrut 10.000 hingga 15.000 pejuang selama perang di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023. Laporan intelijen juga mengungkap, Hamas telah kehilangan pejuangnya dalam jumlah yang sama selama perang tersebut.

Dua orang sumber di Kongres AS yang mendapat pengarahan dari intelijen menyebutkan, kekuatan Hamas yang datang silih berganti bisa menjadi ancaman bagi Israel ke depannya. Laporan itu diberikan kepada anggota Kongres selama masa akhir jabatan Presiden Joe Biden.

Sumber itu mengatakan, meskipun Hamas merekrut anggota baru, banyak dari mereka yang masih muda dan tidak terlatih. Mereka dikerahkan untuk tugas keamanan sederhana.

Angka yang diungkapkan intelijen AS itu lebih rendah dari perkiraan Israel yang menyebut total pejuang Hamas yang tewas di Gaza sekitar 20.000 orang.

Menlu AS sebelumnya Antony Blinken pada 14 Januari mengatakan, Hamas merekrut pejuang yang jumlahnya hampir sama dengan jumlah yang tewas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 menit lalu

Tak Jelas Kapan Berakhir, Perang Timur Tengah Mulai Bikin Negara Teluk Gerah

48 menit lalu

Iran Tegaskan Pasukan AS Tak Boleh Lintasi Selat Hormuz

1 jam lalu

Trump Ancam Bombardir Oman, kok Gitu?

6 jam lalu

Harga Minyak Dunia Kembali Menguat usai MoU Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal