Intelijen AS Ungkap Hamas Kehilangan 15.000 Pejuang Selama Perang

Anton Suhartono
Intelijen AS mengungkap Hamas merekrut 10.000 hingga 15.000 pejuang selama perang di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023 (Foto: AP)

"Ini resep untuk perlawanan yang terus-menerus dan perang yang tak berkesudahan," katanya.

Blinken menambahkan, setiap kali Israel menyelesaikan operasi militer dan mundur, para pejuang Hamas berkumpul dan muncul kembali. 
Tidak ada kekosongan perlawanan karena anggota Hamas muncul silih berganti.

Sementara itu Hamas enggan mengungkap angka pasti berapa pejuangnya yang gugur dalam perang.

Juru bicara sayap militer Hamas Brigade Izzuddin Al Qassan Abu Ubaida mengatakan pada Juli, kelompoknya berhasil merekrut ribuan pejuang baru.

Kekuatan Al Qassam juga terlihat pasca-gencatan senjata pada 19 Januari. Mereka keluar dari terowongan-terowongan bawah tanah selama proses pembebasan sandera Israel.

Penampakan ratusan personel Al Qassam itu seolah memberi pesan kepada Israel bahwa mereka masih sangat kuat dan tujuan perang untuk menghancurkan Hamas sama sekali tidak tercapai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Tak Jelas Kapan Berakhir, Perang Timur Tengah Mulai Bikin Negara Teluk Gerah

3 jam lalu

Iran Tegaskan Pasukan AS Tak Boleh Lintasi Selat Hormuz

3 jam lalu

Trump Ancam Bombardir Oman, kok Gitu?

8 jam lalu

Harga Minyak Dunia Kembali Menguat usai MoU Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal