Intelijen AS Ungkap Iran Berencana Bunuh Donald Trump Sebelum Penembakan

Anton Suhartono
Pemerintah AS dilaporkan mendapat informasi dari intelijen beberapa pekan terakhir terkait rencana Iran membunuh Donald Trump (Foto: Reuters)

"Kami menganggap ini sebagai masalah keamanan nasional dan dalam negeri sebagai prioritas tertinggi,” ujarnya.

Gedung Putih enggan memberikan komentar soal laporan CNN itu, namun menegaskan sejauh ini tidak ada indikasi pelaku penembakan Trump, Thomas Matthew Crooks, menjadi kaki tangan asing maupun di dalam negeri. 

Berdasarkan pemeriksaan awal, Crooks diketahui beraksi seorang diri. Para agen FBI masih berusaha mengungkap motif dari penembakan tersebut. Penyelidik telah menggeledah rumah orang tua Crooks di Bethel Park, Pennsylvania, serta memeriksa akun media sosial dan telepon seluler (ponsel). Namun tak ada jejak yang mengarah pada motif penembakan tersebut.

Dinas Rahasia menjadi sorotan publik terkait percobaan pembunuhan Trump. Namun pasukan pengawal presiden AS itu enggan disalahkan karena pengamanan di luar area kampanye bukan menjadi tanggung jawabnya.

Sementara Presiden Joe Biden memerintahkan penyelidikan independen untuk mengetahui bagaimana Crooks nyaris membunuh Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
53 menit lalu

Peringatan Keras Iran kepada AS, Bidik Target Baru di Timur Tengah

1 jam lalu

Trump Batalkan Serang Houthi di Menit-Menit Terakhir, Ini Alasannya

5 jam lalu

Terungkap! Trump Perintahkan Serang Houthi tapi Dibatalkan di Menit-Menit Terakhir

1 hari lalu

Iran Dapat Informasi AS Akan Menyerang Lagi, Siapkan Pembalasan Dahsyat

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal