Intelijen AS Ungkap Iran Berencana Bunuh Donald Trump Sebelum Penembakan

Anton Suhartono
Pemerintah AS dilaporkan mendapat informasi dari intelijen beberapa pekan terakhir terkait rencana Iran membunuh Donald Trump (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan mendapat informasi dari intelijen beberapa pekan terakhir terkait rencana Iran membunuh Donald Trump. Presiden ke-45 AS itu mengalami luka ringan setelah peluru senapan AR-15 menembus kulit telinga bagian kanannya dalam percobaan pembunuhan saat kampanye pada 13 Juli lalu.

Seorang sumber pejabat AS mengatakan kepada CNN, Dinas Rahasia telah menjelaskan soal meningkatnya ancaman terhadap Trump kepada tim kampanyenya. Setelah mengetahui peningkatan ancaman tersebut, Dewan Keamanan Nasional menghubungi Dinas Rahasia untuk menambahkan sumber daya serta peralatan untuk melindungi Trump.

Selain itu Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS Adrienne Watson juga mengungkapkan ancaman serupa terhadap Trump.

“Seperti telah disampaikan beberapa kali, kami mendeteksi ancaman Iran terhadap mantan pejabat pemerintahan Trump selama bertahun-tahun, sejak pemerintahan terakhir,” kata Watson.

Ancaman itu, lanjut dia, muncul dari keinginan Iran untuk membalas dendam atas pembunuhan seorang jenderal Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Qassem Soleimani. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
30 menit lalu

Setelah Jet Tempur F-35 AS, Iran Tembak Jatuh F-16 Israel

Internasional
6 jam lalu

Perang Terus Memanas! AS-Israel Bombardir Fasilitas Nuklir Natanz Milik Iran

Internasional
20 jam lalu

Juru Bicara Garda Revolusi Iran Ali Mohammad Naini Tewas Diserang AS-Israel usai Tampil di TV

Internasional
24 jam lalu

Perang 20 Hari, Israel Bakar Uang Rp5,4 Triliun per Hari Lawan Iran

Internasional
2 hari lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal