Intelijen Iran: AS Ubah Model Perang, Bukan Lagi Fisik tapi Ekonomi

Anton Suhartono
Kementerian Intelijen Iran menyebut AS telah mengubah model perang terhadap Teheran dari konfrontasi fisik menjadi tekanan ekonomi (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Kementerian Intelijen Iran menyebut Amerika Serikat (AS) telah mengubah model perang terhadap Teheran dari konfrontasi fisik menjadi tekanan ekonomi dan perang kognitif. Iran mengeklaim AS kini menggunakan berbagai cara nonmiliter setelah disebut gagal mencapai tujuan lewat peperangan langsung.

Menurut Kementerian Intelijen Iran, strategi baru Washington mencakup tekanan ekonomi, serangan siber, penyelundupan senjata, pembunuhan, hingga kampanye media untuk memusuhi Iran. Langkah itu disebut sebagai bagian dari upaya melemahkan Republik Islam dari dalam.

“Musuh yang kalah di medan perang kini telah mengalihkan fokus ke perang lunak, perang kognitif, dan provokasi sosial,” bunyi pernyataan Kementerian Intelijen Iran, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (30/5/2026).

Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS meski negosiasi damai masih berlangsung. Iran juga memperingatkan akan menindak tegas setiap aktivitas mata-mata maupun gerakan separatisme di dalam negeri.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kembali melontarkan ancaman keras terhadap AS. Militer Iran menegaskan pantai-pantai wilayahnya akan menjadi kuburan bagi pasukan Amerika jika terjadi agresi baru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang

Internasional
7 jam lalu

Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!

Internasional
7 jam lalu

Kuwait Ancam Balas Serangan Iran: Kami Berhak!

Internasional
8 jam lalu

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal