Interpol Turun Tangan Selidiki Rentetan Serangan Bom di Sri Lanka

Nathania Riris Michico
Interpol. (FOTO: ROSLAN RAHMAN/AFP/Getty Images).

LYON, iNews.id - Organisasi Polisi Kriminal Internasional atau Interpol mengirimkan tim penyelidik ke Sri Lanka untuk membantu pemerintah setempat dalam penyelidikan rentetan serangan bom yang menewaskan 290 orang di negara itu. Tim yang dikirim termasuk para ahli dalam identifikasi korban.

Otoritas Keamanan Sri Lanka menyatakan pihaknya meyakini kelompok ekstremis Islam lokal bernama National Thowheeth Jama'ath (NTJ) sebagai dalang serangan mematikan itu. Otoritas itu akan menyelidiki apakah kelompok NTJ mendapat dukungan dari jaringan teroris internasional.

Interpol menyatakan pihaknya mengerahkan Tim Tanggap Insiden (IRT) atas permintaan otoritas Sri Lanka, termasuk spesialis dengan keahlian dalam pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), bahan peledak, kontra-terorisme, dan identifikasi korban.

"Jika diperlukan, ahli tambahan dalam forensik digital, biometrik, serta analisis foto dan video juga akan ditambahkan ke tim di lapangan," kata pihak organisasi itu, seperti dilaporkan AFP, Selasa (23/4/2019).

Sekretaris Jenderal Interpol Juergen Stock mengatakan, organisasi yang dia pimpin akan terus memberikan dukungan apa pun yang diperlukan pemerintah Sri Lanka.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Sri Lanka Tolak Izin Mendarat 2 Jet Tempur AS Bawa Rudal

Internasional
5 hari lalu

Hemat BBM! Sri Lanka Jatah Bensin untuk Motor 5 Liter Sehari, Mobil 15 Liter

Internasional
6 hari lalu

Dampak Perang Timur Tengah, Sri Lanka Liburkan Kantor dan Sekolah Setiap Rabu demi Hemat BBM

Buletin
2 bulan lalu

Interpol Bergerak, Riza Chalid Terendus di Kawasan ASEAN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal