Interpol Turun Tangan Selidiki Rentetan Serangan Bom di Sri Lanka

Nathania Riris Michico
Interpol. (FOTO: ROSLAN RAHMAN/AFP/Getty Images).

"Informasi untuk membantu mengidentifikasi orang-orang yang terkait dengan serangan-serangan ini dapat datang dari mana saja di dunia, yang mana jaringan global dan basis data Interpol dapat terbukti vital, terutama bagi para petugas di lapangan," ujar Stock.

Korban tewas dari serangan pada hari Minggu Paskah itu meningkat secara dramatis pada Senin menjadi 290 orang, termasuk setidaknya 35 warga asing. Tragedi rentetan bom itu tercatat sebagai serangan terburuk di negara itu selama lebih dari satu dekade.

Setidaknya delapan bom mengguncang tiga gereja, empat hotel mewah, dan sebuah rumah di Kolombo dan sekitarnya. Selain 290 orang tewas, lebih dari 500 orang lainnya terluka.

Belum ada pihak atau kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas tragedi pemboman tersebut. Namun, ada kejanggalan dalam insiden mengerikan ini.

Kejanggalan itu adalah adanya pengabaian otoritas keamanan untuk bertindak meski 10 hari sebelumnya intelijen Sri Lanka sudah mengirim surat peringatan soal kemungkinan adanya serangan teroris.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

WNI Buronan Interpol Kasus Penipuan Online Internasional Ditangkap di Soetta

Internasional
20 hari lalu

Menteri Energi Sri Lanka Mundur di Tengah Krisis, Dituduh Korupsi Impor Batubara

Nasional
28 hari lalu

Yusril Dapat Info Riza Chalid Ada di Malaysia, Segera Ditangkap?

Nasional
1 bulan lalu

Bos Mafia asal Inggris Steven Lyons Ditangkap di Bali, Ini Perannya

Internasional
2 bulan lalu

Sri Lanka Tolak Izin Mendarat 2 Jet Tempur AS Bawa Rudal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal