Irak Larang Media Gunakan Istilah Homoseksual untuk Cegah Kampanye LGBT

Muhammad Fida Ul Haq
Irak melarang media menggunakan istilah homoseksual (Foto: Reuters)

BAGHDAD, iNews.id - Pemerintah Irak resmi melarang perusahaan media dan media sosial menggunakan istilah homoseksual. Larangan itu bertujuan untuk mencegah kampanye kelompok lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

Menurut laporan Reuters, Rabu (9/8/2023), istilah homoseksual akan diganti dengan keanehan seksual.

Komisi Komunikasi dan Media Irak (CMC) menyatakan penggunaan istilah gender juga dilarang. Semua perusahaan telepon dan internet dilarang menggunakan istilah-istilah tersebut dalam aplikasi-aplikasi seluler mereka.

"Mengarahkan organisasi media... untuk tidak menggunakan istilah homoseksual dan menggunakan istilah yang tepat keanehan seksual," tulis pernyataan resmi CMC Irak.

Juru bicara pemerintah Irak menyebut sanksi atas pelanggaran aturan ini belum ditentukan, tetapi bisa termasuk denda.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
4 hari lalu

Terungkap! Iran Gempur Kantor Misi Diplomatik AS di Irak 600 Kali, Kerugian Tembus Rp2,8 Triliun

6 hari lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

9 hari lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

10 hari lalu

Drone dari Irak Serang Pipa Minyak Saudi, PM Ali Al Zaidi Pecat Komandan Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal