Khawatir Ada Pelanggaran Data, Irak Blokir Telegram

Dini Listiyani
Irak Blokir Telegram (Foto: Google Play Store)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian telekomunikasi Irak baru-baru ini memutuskan memblokir aplikasi populer Telegram. Langkah itu dilakukan sebagai tanggapan atas kekhawatiran atas pelanggaran data pribadi dan keamanan nasional. 

Menurut kementerian, aplikasi tersebut tidak menangani data pengguna dengan baik. Kementerian juga mengklaim, pemblokiran untuk menjaga integritas data pribadi pengguna. 

Layaknya aplikasi chat sosial lainnya, Telegram tidak hanya banyak digunakan di Irak untuk mengobrol, tapi juga sebagai sumber berita. Menurut Reuters, kementerian mengklaim, beberapa channel memiliki data pribadi yang besar, termasuk alamat, ikatan keluarga Irak, dan sebagainya. 

Kementerian juga mengklaim mereka meminta aplikasi untuk menutup platform yang membocorkan data lembaga resmi negara dan data pribadi warga. Tapi, perusahaan tak menanggapi atau berinteraksi dengan permintaan ini. 

“Kementerian Komunikasi menegaskan penghormatannya terhadap hak warga negara atas kebebasan berekspresi dan berkomunikasi, tanpa mengurangi keamanan negara dan institusinya,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Gizmo China. 

Menanggapi larangan tersebut, Telegram menyatakan semua data pengguna di aplikasinya sangat aman dan tidak menimbulkan risiko bagi pengguna. Perusahaan mengklaim informasi di aplikasinya sangat aman dan tidak ada yang dapat mengakses data tersebut selain pihak yang terlibat. 

Telegram mengatakan akan melakukan pembicaraan dengan pemerintah Irak untuk melihat bagaimana layanannya dapat dipulihkan. Layanan perpesanan ini menyerukan pengguna aplikasi untuk tetap tenang dan akan terus berbicara dengan pemerintah.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
13 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

14 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

14 hari lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

2 bulan lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal