Iran Akan Balas jika Diserang AS dan Israel Lagi: Kehancurannya Tak Akan Bisa Ditutup-tutupi!

Anton Suhartono
Iran tak gentar dengan ancaman Presiden AS Donald Trump yang akan menyerang kembali negaranya (Foto: AP)

AS menyerang tiga fasilitas nuklir Iran, yakni Fordow, Natanz, dan Isfahan, melibatkan pesawat pengebom strategis B-1 Spirit serta bom penghancur bunker.

Trump mengatakan Iran telah mengirim "sinyal buruk" dengan berupaya melanjutkan kembali program nuklirnya. Oleh karena itu setiap upaya untuk memulai kembali program nuklir akan segera digagalkan.

"Kita telah menghancurkan potensi nuklir mereka. Mereka bisa saja memulainya lagi. Jika mereka melakukannya, kita akan menghancurkannya lebih cepat daripada Anda bisa mengacungkan jari," kata Trump.

Para pejabat Iran menegaskan tidak akan menghentikan pengayaan uranium meskipun tiga fasilitas nuklirnya dibom. Sampai saat ini Iran belum mengungkap bagaimana kondisi uranium yang telah diperkaya 60 persen setelah serangan AS, termasuk kondisi peralatan pengayaan uraniumnya. 

Iran hanya menegaskan fasilitas tersebut hancur akibat serangan AS. Namun para pakar intelijen meragukan fasilitas tersebut benar-benar hancur. Bahkan mereka memperkirakan Iran bisa melanjutkan pengayaan uranium dalam hitungan bulan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Gawat! Iran Ancam Potong 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz

1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat 54 Poin ke Rp17.992 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

1 hari lalu

Trump Bakal Ubah Nama Negara Bagian New Mexico Jadi New America

2 hari lalu

Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah, Perang Saudi-Houthi Bakal Meluas Cepat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal