Iran Akui 200 Orang Tewas dalam Demonstrasi Memprotes Kematian Mahsa Amini

Anton Suhartono
Dewan keamanan Iran mengakui 200 orang tewas dalam demontrasi sejak September memprotes tewasnya Mahsa Amini (Foto: Reuters)

Presiden Ebrahim Raisi memuji negaranya telah menegakkan hak dan kebebasan.

"Iran memiliki konstitusi paling progresif di dunia," ujarnya, seraya menambahkan UU yang diterapkan negaranya memadukan idealisme dan demokrasi," kata Raisi, kepada anggota parlemen, Sabtu (3/12/2022), dikutip dari Reuters.

Demonstrasi memprotes tewasnya Amini berubah menjadi pemberontakan warga terhadap pemerintahan Syiah. Ini merupakan protes menentang pemerintah Syiah paling berani sejak Revolusi Iran tahun 1979.

Massa bahkan berani meneriakkan slogan-slogan menentang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei serta mendesak diakhirinya pemerintahan saat ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
19 menit lalu

Khamenei Sebut AS Serang Iran karena Ingin Kuasai Minyak dan Gas

Internasional
7 jam lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Internasional
23 jam lalu

Diancam Khamenei, Trump: Semoga Kita Bisa Capai Kesepakatan!

Internasional
11 jam lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal