TEHERAN, iNews.id - Iran mengancam akan menutup akses Selat Hormuz dari kapal-kapal tanker jika Amerika Serikat (AS) terus memberlakukan blokade maritim terhadap negaranya.
Saeed Siah-Sarani, wakil urusan budaya Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), mengatakan tidak akan ada pengiriman minyak melewati Selat Hormuz jika AS terus melakukan blokade maritim terhadap Iran.
"(Iran tak akan mengizinkan) Bahkan satu liter minyak pun. Jari kami berada di pelatuk," ujarnya, dalam upacara di Kota Qom, dikutip Kamis (30/4/2026).
Dia menegakan pasukan Iran siap sepenuhnya untuk bertindak dan membela negara di darat, laut, maupun udara.
Siah-Sarani menegaskan, AL IRGC tetap memegang kendali penuh Selat Hormuz. Setiap kapal yang melintas harus mematuhi peraturan dari Iran, termasuk melewati rute yang telah ditentukan.