Tolak Dikirim Perang, Ratusan Yahudi Ultra-Ortodoks Serbu Rumah Kepala Polisi Militer Israel
TEL AVIV, iNews.id - Ratusan pemuda Yahudi ultra-Ortodoks menyerbu kediaman kepala kepolisian militer Israel, Brigjen Yuval Yamin, Selasa (28/4/2026). Mereka menolak pemberlakuan wajib militer kepada kelompok tersebut.
Sekitar 200 pemuda membarikade diri di halaman rumah kepala polisi militer di Ashkelon, sebagai protes terhadap rencana menghukum mereka yang menolak panggilan wajib militer.
Mahkamah Agung Israel pada Minggu (26/4/2026) memerintahkan pihak berwenang untuk memotong tunjangan keuangan bagi Yahudi ultra-Ortodoks yang menghindari wajib militer, bahkan memulai proses penyelidikan pidana.
Unjuk rasa kelompok ultra-Ortodoks menuai kecaman keras dari para petinggi militer serta para politisi, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Pemukim Yahudi Israel Bakar Masjid di Tepi Barat, Coret Tembok Hina Nabi Muhammad
“Saya mengutuk keras serangan brutal dan kekerasan terhadap kepala kepolisian militer serta mendesak tindakan tegas terhadap mereka yang terlibat,” kata Netanyahu.