"(Berkat) Kekuatan rakyat serta kesiapan total Basij, Iran menjadi salah satu kekuatan utama di kawasan dan dunia," ujarnya.
Dia juga menegaskan bahwa kemampuan yang telah dikerahkan Iran dalam menghadapi AS dan Israel belum sepenuhnya digunakan.
Menurut Zadeh, Divisi Mohammad Rasulullah ke-27 baru menunjukkan sebagian dari kemampuan dan tingkat kesiapan militernya selama perang berlangsung.
"Saat ini, hanya sebagian dari kemampuan dan kesiapan Divisi Mohammad Rasulullah ke-27 yang luar biasa, telah ditunjukkan di bidang ini," katanya.
Perang terbaru itu merupakan serangan gabungan AS dan Israel yang kedua terhadap Iran setelah konflik serupa pada Juni 2025. Namun, terdapat perbedaan dalam keterlibatan Amerika Serikat.