WASHINGTON, iNews.id - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat di Selat Hormuz, di tengah status gencatan senjata yang disebut masih berlaku.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan, kesepakatan tersebut belum berakhir, meski kedua pihak terlibat saling serang di jalur perairan strategis itu.
Menurut Hegseth, situasi di lapangan memang memicu ketegangan, namun bukan berarti gencatan senjata telah runtuh.
“Tidak, gencatan senjata belum berakhir. Ini adalah proyek terpisah dan berbeda, dan kami memang telah memperkirakan akan ada gejolak di awal, yang memang terjadi,” ujarnya, dikutip dari Sputnik, Rabu (6/5/2026).
Proyek Kebebasan merupakan inisiatif yang diumumkan Presiden Donald Trump pada Minggu (3/5/2026) untuk membantu evakuasi kapal-kapal komersial yang terjebak di Selat Hormuz.