Iran-AS Saling Serang di Selat Hormuz, Menhan Hegseth: Gencatan Senjata Belum Berakhir

Anton Suhartono
Pete Hegseth menegaskan kesepakatan gencatan senjata belum berakhir meski AS-Iran saling serang di Selat Hormuz (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat di Selat Hormuz, di tengah status gencatan senjata yang disebut masih berlaku.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan, kesepakatan tersebut belum berakhir, meski kedua pihak terlibat saling serang di jalur perairan strategis itu.

Menurut Hegseth, situasi di lapangan memang memicu ketegangan, namun bukan berarti gencatan senjata telah runtuh. 

“Tidak, gencatan senjata belum berakhir. Ini adalah proyek terpisah dan berbeda, dan kami memang telah memperkirakan akan ada gejolak di awal, yang memang terjadi,” ujarnya, dikutip dari Sputnik, Rabu (6/5/2026).

Proyek Kebebasan merupakan inisiatif yang diumumkan Presiden Donald Trump pada Minggu (3/5/2026) untuk membantu evakuasi kapal-kapal komersial yang terjebak di Selat Hormuz.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Sepakati Kerja Sama dengan Denmark, Trump: AS Kendalikan Keamanan Greenland Selamanya

15 jam lalu

Kirim Pasukan AS ke Greenland, Trump: Mimpi Jadi Kenyataan!

15 jam lalu

Trump Tiba-Tiba Umumkan Segera Kirim Banyak Pasukan AS ke Greenland

17 jam lalu

Terungkap! Hampir 60 Pesawat Militer AS Rusak Dihantam Iran, Kerugian Tembus Rp58 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal