Iran: AS Tak Berhak Serang Kami dengan Alasan Demonstrasi Rusuh

Anton Suhartono
Pemerintah Iran menegaskan Amerika Serikat tidak berhak menyerang negaranya dengan dalih demonstrasi anti-pemerintah yang rusuh (Foto: Anadolu)

Mohajerani menegaskan militer negaranya berada dalam kondisi siap tempur penuh untuk menghadapi segala skenario perang, baik dari AS maupun Israel.

“Di tengah ancaman ini, kami mendengar genderang perang berdentum di media asing. Ini bukan pertama kalinya kami menghadapi ancaman seperti itu. Kami sebelumnya telah mengalami perang multi-fase,” ujarnya.

Dia memperingatkan, setiap serangan terhadap Iran akan langsung dibalas secara cepat dan menyeluruh. Teheran tidak akan tinggal diam jika kedaulatan negara dilanggar.

Kekhawatiran akan potensi serangan terbaru AS terhadap Iran semakin menguat, terutama setelah insiden pada 22 Juni 2025. Pemerintah AS menyatakan semua opsi, termasuk operasi militer, terhadap Iran tetap terbuka.

Namun bagi Teheran, satu hal ditegaskan: gejolak internal Iran bukan alasan yang sah bagi pihak luar untuk melancarkan serangan militer terhadap negara tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jet-Jet Tempur Israel Gentayangan di Negara-Negara Tetangga, Iran Beri Peringatan Keras

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal