Iran Bantah Trump: Tak Ada Negosiasi dengan AS!

Anton Suhartono
Iran membantah pernyataan Donald Trump bahwa kedua pihak memulai kembali perundingan damai pada Senin (3/8) (Foto: AP)

Jalur perairan strategis bagi pasokan energi dunia merupakan titik permasalahan utama dalam upaya mengakhiri perang kedua negara. Iran menghalangi kapal-kapal yang mencoba melewati koridor perdagangan penting tersebut, dengan menembaki kapal-kapal komersial.

Sebelum perang pecah pada 28 Februari, jalur pelayaran melalui Selat Hormuz bebas dilalui. Namun kini Iran bersikeras untuk mempertahankan kendali hingga mengenakan biaya, sistem yang ditolak AS.

Iran menolak untuk mengizinkan kapal-kapal melewati jalur selain jalur yang mengikuti garis pantai Iran.

Baghaei sebelumnya mengatakan, Iran nyaris mencapai kesepakatan dengan Oman untuk mengelola Selat Hormuz. Seperti diketahui, Oman memegang kendali Selat Hormuz di sisi berseberangan dengan Iran.

“Sekarang kita akan mencapai kesepahaman tentang jalur yang dapat diterima oleh kedua pihak, bukan jalur utara maupun selatan, melainkan jalur yang menghormati hak kedaulatan kedua pihak dan melindungi kepentingan dan keamanan nasional kita,” ujarnya.

Namun dia menegaskan, kesepakatan dengan Oman bukan berarti Selat Hormuz dibuka kembali dengan bebas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

PBB Ungkap Serangan Tanpa Pandang Bulu AS ke Sekolah di Iran, Bakal Tuntut Pertanggungjawaban

1 hari lalu

Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

1 hari lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

1 hari lalu

Sedang Perang, AS Tetap Izinkan Presiden Iran Hadiri Sidang Umum PBB di New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal