Trump Klaim Iran Mohon-Mohon kepada AS Batalkan Serangan

Anton Suhartono
Donald Trump menyebut Iran memohon kepada AS untuk membatalkan rencana serangan besar-besaran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika SerikatDonald Trump mengeklaim Iran memohon agar AS membatalkan rencana serangan besar-besaran yang sedianya digelar pada akhir pekan lalu. Menurut Trump, permintaan tersebut menjadi salah satu alasan dirinya membatalkan operasi militer yang juga disebut akan melibatkan Israel.

Trump mengatakan Iran menyampaikan keinginan kuat untuk mencapai kesepakatan dengan AS. Selain Iran, negara Teluk lainnya, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Qatar juga mendesak Washington menahan diri agar konflik tidak semakin meluas.

"Kami diminta oleh tiga kelompok utama. Kami juga diminta dengan sangat kuat oleh Iran. Mereka bilang ingin membuat kesepakatan," ujar Trump, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (3/8/2026).

Dia menambahkan, serangan yang dibatalkan itu akan menjadi operasi militer besar-besaran. Namun, menurut dia, negara-negara di kawasan, termasuk Iran, meminta AS agar tidak melanjutkan rencana tersebut.

"Itu akan menjadi serangan besar-besaran. Mereka meminta kami untuk tidak melakukannya. Mereka bilang, 'Tolong jangan lakukan itu'," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

PBB Ungkap Serangan Tanpa Pandang Bulu AS ke Sekolah di Iran, Bakal Tuntut Pertanggungjawaban

1 hari lalu

Dari Medan Perang ke Pasar Gelap, Senjata Israel Dicuri Jatuh ke Geng Kriminal

1 hari lalu

Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

1 hari lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal