Iran Bersedia Negosiasi Nuklir dengan AS atas Permintaan Negara-Negara Arab

Anton Suhartono
Iran akhirnya bersedia kembali ke meja perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran akhirnya bersedia kembali ke meja perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (AS) setelah mendapat desakan dari negara-negara Arab di kawasan.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menginstruksikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Abbas Araghchi segera memulai negosiasi dengan Washington.

Pezeshkian menegaskan, langkah tersebut diambil menyusul permintaan sejumlah negara di kawasan yang mendorong Teheran merespons proposal Presiden AS Donald Trump terkait pembukaan kembali dialog nuklir.

Namun demikian, Iran memberi syarat tegas. Pezeshkian menekankan negosiasi harus dilandasi prinsip keadilan, kesetaraan, serta berlangsung tanpa ancaman dan tuntutan yang dinilai tidak masuk akal.

“Negosiasi harus dilakukan dalam kerangka kepentingan nasional kita, dengan menjaga martabat, kehati-hatian, dan kemanfaatan,” tulis Pezeshkian, dalam pernyataannya di media sosial X, dikutip Selasa (3/2/2026).

Sejumlah media Iran pada Senin melaporkan, instruksi tersebut menandai dimulainya kembali proses diplomasi nuklir yang sempat terhenti sejak pecahnya perang 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni 2025.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Presiden Iran Instruksikan Mulai Negosiasi Nuklir dengan AS Segera

Internasional
3 jam lalu

Yordania Tak Izinkan AS dan Israel Gunakan Wilayah Udaranya Serang Iran

Internasional
4 jam lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Internasional
5 jam lalu

Khamenei Sebut AS Serang Iran karena Ingin Kuasai Minyak dan Gas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal