Iran Bersedia Negosiasi Nuklir dengan AS atas Permintaan Negara-Negara Arab

Anton Suhartono
Iran akhirnya bersedia kembali ke meja perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran akhirnya bersedia kembali ke meja perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (AS) setelah mendapat desakan dari negara-negara Arab di kawasan.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menginstruksikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Abbas Araghchi segera memulai negosiasi dengan Washington.

Pezeshkian menegaskan, langkah tersebut diambil menyusul permintaan sejumlah negara di kawasan yang mendorong Teheran merespons proposal Presiden AS Donald Trump terkait pembukaan kembali dialog nuklir.

Namun demikian, Iran memberi syarat tegas. Pezeshkian menekankan negosiasi harus dilandasi prinsip keadilan, kesetaraan, serta berlangsung tanpa ancaman dan tuntutan yang dinilai tidak masuk akal.

“Negosiasi harus dilakukan dalam kerangka kepentingan nasional kita, dengan menjaga martabat, kehati-hatian, dan kemanfaatan,” tulis Pezeshkian, dalam pernyataannya di media sosial X, dikutip Selasa (3/2/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, Kanada Protes

3 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

3 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

3 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal