TEHERAN, iNews.id - Iran memperingatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump agar tidak mengulangi kesalahan fatal seperti dilakukan Washington saat menginvasi Afghanistan dan Irak.
Teheran menilai tekanan militer dan ancaman perang justru akan membawa kerugian besar bagi AS, baik dari sisi biaya maupun korban jiwa.
Peringatan tersebut disampaikan misi Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) belum lama ini di tengah meningkatnya ketegangan menyusul ancaman serangan militer AS.
Dalam pernyataannya, Iran secara khusus mengingatkan AS agar belajar dari pengalaman pahit perang di Afghanistan dan Irak. Dua invasi tersebut dinilai sebagai kesalahan strategis yang berujung pada kerugian besar bagi Washington.
“Ketika AS menyerang Afghanistan dan Irak, mereka menghabiskan lebih dari 7 triliun dolar AS dan kehilangan lebih dari 7.000 nyawa warga Amerika,” bunyi pernyataan tersebut.
Iran menegaskan tetap membuka pintu negosiasi, namun hanya jika dilakukan atas dasar kesetaraan dan saling menghormati, bukan melalui intimidasi.