Iran Diguncang Demonstrasi Besar-besaran, Toko dan Tempat Usaha Tutup

Anton Suhartono
Iran diguncang demonstrasi besar-besaran dalam beberapa hari terakhir (Foto: Fars)

“Kesejahteraan rakyat adalah perhatian saya sehari-hari,” kata Pezeshkian di akun media sosial X, dikutip Kamis (1/1/2026).

Dia menambahkan, pemerintahannya memiliki rencana untuk mereformasi sistem moneter dan perbankan serta menjaga daya beli.

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan, pihaknya sedang mengatur pertemuan dengan para pemimpin kelompok demonstran. 

Inti dari unjuk rasa kali ini adalah keputusasaan ekonomi. Sanksi bertubi-tubi yang dijatuhkan AS dan negara lain selama bertahun-tahun, salah urus struktural, korupsi, dan ketergantungan yang besar pada pendapatan minyak, membuat lemah ekonomi Iran. 

Keruntuhan nilai tukar rial menjadi titik kritis. Bagi para pedagang dan warga Iran kelas menengah, jatuhnya rial tidak hanya mewakili kenaikan harga, tapi juga hilangnya kepercayaan terhadap kemampuan pemerintah untuk mengelola ekonomi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Menhan AS Bantah Nyaris Kehabisan Rudal untuk Tangkis Serangan Iran

13 jam lalu

Netanyahu Tak Peduli AS-Iran Berdamai, Ancam Serang Teheran

16 jam lalu

Terungkap! AS Gunakan 80% Rudal Pertahanan selama Perang Lawan Iran, Para Jenderal Waswas

22 jam lalu

Diisukan Cekcok dengan Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Ini Jawaban Presiden Pezeshkian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal