TEHERAN, iNews.id - Iran mengancam melancarkan pembalasan lebih luas jika kembali diserang Amerika Serikat (AS) dan Israel, terutama jika serangan tersebut menewaskan pejabat atau warga sipilnya. Teheran bahkan memperingatkan akan menyerang infrastruktur negara-negara yang membantu operasi militer terhadap Iran.
Seorang pejabat keamanan senior Iran mengatakan kepada kantor berita Fars, pembalasan tersebut dapat mencakup kepentingan AS yang lebih luas, termasuk aset-aset politiknya. Ancaman itu muncul di tengah kekhawatiran Teheran mengenai kemungkinan serangan baru AS-Israel.
Pejabat yang meminta identitasnya dirahasiakan tersebut menegaskan, Iran juga akan menargetkan infrastruktur negara-negara yang membantu serangan jika pejabat atau warga sipil Iran terbunuh.
Ancaman terbaru ini memperluas peringatan Teheran sebelumnya. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sebelumnya mengancam akan memutus tujuh kabel internet bawah laut yang membentang di dasar Selat Hormuz.
Peringatan tersebut mengindikasikan bahwa Iran mempertimbangkan sasaran yang lebih luas jika konflik kembali meningkat, tidak hanya terbatas pada target militer.