Iran Janjikan Perang Brutal, Bidik Kapal Induk AS

Anton Suhartono
Iran berjanji akan melakukan perang brutal dan menyerang kapal induk AS. (foto: ist)

PARIS, iNews.id - Iran mengancam akan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah serta kapal induk sebagai  pembalasan jika digempur terlebih dulu. Peringatan paling keras itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump memperbarui ancamannya terhadap Iran untuk menyepakati perjanjian nuklir atau menghadapi risiko serangan.

Di saat bersamaan, Uni Eropa memasukkan pasukan elite Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai organisasi teroris.

"Teroris memang sebutan yang tepat untuk rezim yang menghancurkan demonstrasi rakyatnya dengan darah,” kata kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen.

Juru bicara militer Iran Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia menjanjikan pembalasan yang lebih brutal. Dia memperingatkan pembalasan negaranya terhadap serangan AS tidak akan terbatas, sebagaimana dilakukan saat perang pada Juni 2025.

Saat itu Iran menghancurleburkan Israel serta menghujani pangkalan militer AS di Al Udeid, Qatar, dengan rudal balistik sebagai pembalasan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
9 jam lalu

7 Tentara AL AS Tewas dalam Bentrokan Maut di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

9 jam lalu

Bertemu Prabowo, Pemerintah AS Optimistis Kerja Sama Strategis dengan RI Makin Kuat

12 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

12 jam lalu

Wakil Menteri Perang AS Temui Prabowo di Istana: Kehormatan Luar Biasa

12 jam lalu

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS di Istana, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal