Iran Janjikan Perang Brutal, Bidik Kapal Induk AS

Anton Suhartono
Iran berjanji akan melakukan perang brutal dan menyerang kapal induk AS. (foto: ist)

“Itu akan membawa kekacauan di kawasan, akan merugikan perekonomian tidak hanya di kawasan tapi juga di AS dan menyebabkan harga minyak dan gas meroket,” ujarnya.

Pemimpin Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian melakukan panggilan telepon untuk membahas upaya yang dilakukan untuk meredakan ketegangan serta membangun stabilitas.

Militer Iran juga mengecam keputusan Uni Eropa yang memasukkan IRGC dalam daftar teroris dengan menyebutnya tidak logis, tidak bertanggung jawab, dan didorong oleh dendam.

Iran juga menuduh blok tersebut bertindak lebih disebabkan kepatuhan terhadap AS dan Israel.

Para pejabat Iran menuduh dua negara musuh bebuyutannya itu sebagai biang kerok aksi protes anti-pemerintah yang rusuh, membajak demonstrasi damai yang dipicu oleh memburuknya kondisi ekonomi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
13 jam lalu

7 Tentara AL AS Tewas dalam Bentrokan Maut di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

13 jam lalu

Bertemu Prabowo, Pemerintah AS Optimistis Kerja Sama Strategis dengan RI Makin Kuat

15 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

15 jam lalu

Wakil Menteri Perang AS Temui Prabowo di Istana: Kehormatan Luar Biasa

16 jam lalu

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS di Istana, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal