Iran Janjikan Perang Brutal, Bidik Kapal Induk AS

Anton Suhartono
Iran berjanji akan melakukan perang brutal dan menyerang kapal induk AS. (foto: ist)

“Itu akan membawa kekacauan di kawasan, akan merugikan perekonomian tidak hanya di kawasan tapi juga di AS dan menyebabkan harga minyak dan gas meroket,” ujarnya.

Pemimpin Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian melakukan panggilan telepon untuk membahas upaya yang dilakukan untuk meredakan ketegangan serta membangun stabilitas.

Militer Iran juga mengecam keputusan Uni Eropa yang memasukkan IRGC dalam daftar teroris dengan menyebutnya tidak logis, tidak bertanggung jawab, dan didorong oleh dendam.

Iran juga menuduh blok tersebut bertindak lebih disebabkan kepatuhan terhadap AS dan Israel.

Para pejabat Iran menuduh dua negara musuh bebuyutannya itu sebagai biang kerok aksi protes anti-pemerintah yang rusuh, membajak demonstrasi damai yang dipicu oleh memburuknya kondisi ekonomi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
20 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Klaim Pegang Kendali Penuh

2 hari lalu

Teman Jadi Musuh, Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran

2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Iran Buka Selat Hormuz

2 hari lalu

Iran Siap Buka Blokade Selat Hormuz dalam 7 Hari, Beri Syarat Ini ke AS

2 hari lalu

Ngeri! Iran Siapkan Senjata Baru Serang Pangkalan-Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal