Iran Klaim Luncurkan Rudal Balistik yang Bisa Jangkau Sasaran 1.300 Km

Nathania Riris Michico
Penampakan rudal jelajah terbaru Iran, Hoveizeh, yang dipamerkan dalam pameran persenjataan di Teheran.(Foto: AFP/ATTA KENARE)

Presiden Donald Trump tahun lalu menarik Amerika Serikat (AS) keluar dari perjanjian nuklir 2015 dengan Iran, karena menurutnya Iran terus mengembangkan misil balistik jarak jauh.

Namun Iran membantan dan menyebut program misil balistik itu tidak termasuk dalam perjanjian 2015 yang dicapai dengan AS, Prancis, Inggris, Jerman, China, dan Rusia.

Iran juga menegaskan program misil balistik hanya untuk pertahanan saja dan tidak dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Trump Ancam Iran Lagi, Negosiasi Buntu Berarti Serangan Jilid 2

Internasional
11 jam lalu

Presiden Pezeshkian: Iran Tak Akan Tunduk kepada AS

Internasional
11 jam lalu

Iran Sebut Israel Berusaha Gagalkan Negosiasi Nuklir dengan AS

Internasional
1 hari lalu

Lagi, Pesawat Mata-Mata AS P-8A Poseidon Gentayangan Dekat Perbatasan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal