Iran Klaim Luncurkan Rudal Balistik yang Bisa Jangkau Sasaran 1.300 Km

Nathania Riris Michico
Penampakan rudal jelajah terbaru Iran, Hoveizeh, yang dipamerkan dalam pameran persenjataan di Teheran.(Foto: AFP/ATTA KENARE)

Presiden Donald Trump tahun lalu menarik Amerika Serikat (AS) keluar dari perjanjian nuklir 2015 dengan Iran, karena menurutnya Iran terus mengembangkan misil balistik jarak jauh.

Namun Iran membantan dan menyebut program misil balistik itu tidak termasuk dalam perjanjian 2015 yang dicapai dengan AS, Prancis, Inggris, Jerman, China, dan Rusia.

Iran juga menegaskan program misil balistik hanya untuk pertahanan saja dan tidak dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
36 menit lalu

Terungkap! AS Gunakan 80% Rudal Pertahanan selama Perang Lawan Iran, Para Jenderal Waswas

7 jam lalu

Diisukan Cekcok dengan Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Ini Jawaban Presiden Pezeshkian

10 jam lalu

Trump Semringah Perundingan AS-Iran Bahas Selat Hormuz Berjalan Positif

13 jam lalu

Iran, Oman dan AS Dilaporkan Sepakat Buka Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal