Iran Lampaui Batas Pengayaan Uranium, Ini Respons AS

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump saat menandatangani proposal yang menyatakan menarik diri dari perjanjian nuklir Iran JCPOA di Ruang Diplomatik di Gedung Putih di Washington. (Foto: Reuters)

AS menarik diri dari kesepakatan nuklir tahun 2015 dengan Iran tahun lalu, lalu menjatuhkan sanksi hukuman. Hubungan AS dan Iran kian memburuk sejak saat itu.

Iran, yang berupaya menekan pihak-pihak yang tersisa untuk menyelamatkan kesepakatan itu, pada 8 Mei lalu mengumumkan tidak akan lagi menghormati batas yang ditetapkan pada uranium yang diperkaya.

Iran juga mengancam melangkah lebih jauh dan meninggalkan lebih banyak komitmen nuklir kecuali mitra yang tersisa -Inggris, China, Prancis, Jerman, dan Rusia- membantunya menghindari sanksi, terutama terkait penjualan minyak.

AS juga menyalahkan Iran atas serangkaian serangan terhadap kapal-kapal tanker di Teluk Oman; dan Iran menembak jatuh drone AS bulan lalu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

1 hari lalu

Ini 5 Jenderal Komandan Senior Garda Revolusi Iran yang Diincar AS

1 hari lalu

Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran

1 hari lalu

AS Tabuh Genderang Perang Ekonomi, Iran: Tak Setetes pun Minyak Bisa Keluar Teluk Persia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal