Iran Luncurkan Rudal Balistik Hipersonik, AS Jatuhkan Sanksi

umaya
AS menjatuhkan sanksi terhadap belasan orang dan entitas di China, Hong Kong dan Iran karena dianggap membantu pengembangan rudal balistik Teheran. (Foto: Reuters)

Pada Maret 2021, China dan Iran menandatangani perjanjian kerja sama 25 tahun untuk memperkuat aliansi ekonomi dan politik yang telah berlangsung lama. China telah menjadi pembeli utama minyak Iran meskipun ada sanksi AS yang dirancang untuk menghentikan ekspor ini.

Di antara mereka yang menjadi sasaran sanksi AS yakni Zhejiang Qingji Ind Co, Ltd yang berbasis di China. Kemenkeu AS menuduh mereka menjual sentrifugal dan peralatan serta layanan lain senilai ratusan ribu dolar ke PCI dengan P.B. Sadr sebagai perantara.

Selain itu, Hong Kong Ke.Do International Trade Co., Limited dan Qingdao Zhongrongtong Trade Development Co, Ltd yang berbasis di China juga mendapat sanksi. Mereka dituduh terlibat dalam penjualan double-use dan nonferrous logam senilai puluhan juta dolar ke P.B. Sadr.

Selama ini, Washington telah menjatuhkan sanksi ekstensif terhadap Iran selama bertahun-tahun. Pemicunya yakni program rudal nuklir dan balistik hingga tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
15 menit lalu

Heboh! Tentara Israel Rusak Patung Yesus di Lebanon, Picu Kecaman Global

Internasional
1 jam lalu

Negosiasi Alot, Trump Mungkin Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran

Internasional
1 jam lalu

Presiden Pezeshkian: Iran Tak Akan Pernah Tunduk kepada AS

Internasional
5 jam lalu

Trump Kirim Wapres AS JD Vance ke Pakistan untuk Berunding, Iran Ngotot Tak Akan Datang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal