TEHERAN, iNews.id - Iran marah besar atas serangan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap fasilitas energinya di selatan negara itu, Rabu (18/3/2026).
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan, serangan tersebut mengantarkan konflik naik ke level baru.
Dalam posting-an di media sosial X, Ghalibaf mengatakan serangan AS dan Israel terhadap infrastruktur energi Iran bertujuan untuk menyembunyikan kekalahan mereka.
“Istilah mata bayar mata telah berlaku, dan tingkat konfrontasi baru telah dimulai,” ujarnya, seperti dilaporkan kembali Al Jazeera, Kamis (19/3/2026).
Dalam posting-an lain, Ghalibaf mengklaim bentuk revolusi lain telah berlangsung dan menguasai seluruh jalanan sebagai reaksi terhadap serangan AS-Israel.