TEHERAN, iNews.id - Israel kewalahan menghadapi serangan salvo rudal Iran dalam serangan balasan yang menargetkan beberapa kota penting, seperti Tel Aviv dan Yerusalem Barat. Pola serangan rudal dan drone Iran berbeda dengan tahun lalu selama perang 12 hari.
Apalagi, kini Iran menggunakan rudal yang bisa melepaskan banyak proyektil semacam bom klaster yang membingungkan sistem pertahanan Israel.
Laporan media berbahasa Ibrani, mengutip sumber pejabat militer Israel, mengungkap perubahan mencolok dalam serangan Iran. Serangan salvo lebih besar dan urutan peluncuran lebih cepat, meningkatkan kekhawatiran akan pembalasan yang lebih agresif lagi di waktu mendatang.
Serangan tersebut benar-benar memorak-porandakan area yang cukup luas hingga menghancurkan banyak bangunan.
Menurut pejabat militer tersebut, serangan rudal Iran tanpa henti terhadap posisi-posisi penting Israel memicu kekhawatiran atas perubahan taktik.
Otoritas Israel juga mengamati peningkatan signifikan dalam kecepatan peluncuran rudal sejak 1 Maret.