Iran Pamer Rudal Balistik Terbaru, Bisa Jangkau Israel

Anton Suhartono
Iran menunjukkan rudal balistik terbaru yang mampu menjangkau target 1.700 km, termasuk Israel (Foto: Kemhan Iran)

Sejak kembalinya Donald Trump menjabat sebagai presiden AS, Iran melakukan beberapa kali unjuk kekuatan, termasuk latihan militer skala besar serta peresmian pangkalan militer bawah tanah.

Namun Iran juga menegaskan bersedia untuk memulai kembali negosiasi program nuklir yang menjadi subjek ketegangan dengan negara-negara Barat. Trump menarik AS keluar dari perjanjian nuklir Rencan Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) pada 2018 disertai dengan menerapkan kembali sanksi yang memukul perekonomian Iran.

JCPOA, yang juga diteken negara-negara anggota tetap PBB guna mengendalikan program nuklir Iran, disepakati pada 2015 saat pemerintahan Presiden AS Barck Obama.

Sejak itu pula Iran mangkir dari kesepakatan dengan meningkatkan pengayaan uranium jauh di atas ambang batas yang disepakati dalam perjanjian.

AS dan Israel menuduh Iran menggunakan program nuklir sipilnya untuk memmbuat senjata. Klaim itu berkali-kali dibantah Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Tak Ada Pemenang Pemilu Israel, Akankah Oposisi Gandeng Partai Arab Gulingkan Netanyahu?

1 hari lalu

Pemilu Israel, Peneliti: Netanyahu Kalah Belum Tentu Hadirkan Perdamaian di Palestina

2 hari lalu

Komentari Pemilu Israel, Warga Gaza: Siapa pun yang Menang Tak Pengaruh

2 hari lalu

Diproyeksikan Raih 19 Kursi Parlemen Israel, Partai Arab Ingin Gulingkan Netanyahu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal