TEHERAN, iNews.id - Iran mengungkapkan Amerika Serikat (AS) telah berkomitmen untuk memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami selama perang. Selain itu, Washington juga disebut akan mencairkan aset-aset Iran yang selama ini dibekukan di luar negeri.
Ini berbeda dengan keterangan Presiden Donald Trump sebelumnya bahwa AS tak akan memberikan dana apa pun kepada Iran terkait perjanjian damai yang akan diteken pada Jumat mendatang.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran, Esmail Baghaei, menegaskan pencairan aset dan pembayaran ganti rugi merupakan dua poin penting dalam nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai.
“Pelepasan aset Iran yang dibekukan serta ganti rugi atas kerusakan adalah dua poin penting. Pihak AS telah berkomitmen untuk mengambil tindakan di kedua hal tersebut,” kata Baghaei, seperti dikutip dari AFP, Selasa (16/6/2026).
Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari upaya AS dan Iran untuk mengakhiri perang Timur Tengah di semua lini.