Iran Sebut Normalisasi Hubungan Sudan-Israel karena Adanya Uang Tebusan

Arif Budiwinarto
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, setelah memberi pengumuman normalisasi hubungan Sudan dengan Israel di Ruang Oval, Gedung Putih. (foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Pemerintah Iran mengecam kesepakatan normalisasi hubungan antara Sudan dan Israel. Iran menyebut kesepakatan tersebut tercipta karena adanya uang tebusan.

Kesepakatan normalisasi hubungan Sudan dengan Israel disampaikan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Jumat (23/10/2020). Sudan menjadi negara Arab ketiga yang menjalin hubungan diplomatik dengan negara Yahudi di tahun 2020 setelah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain.

Iran merasa dikhianati dengan keputusan Sudan menormalisasi hubungan dengan Israel. Teheran menyebut kesepakatan itu penuh kepalsuan karena ingin terlepas dari pelabelan oleh Amerika Serikat.

"Bayar uang tebusan yang cukup, tutup mata Anda terhadap Palestina, maka Anda akan dikeluarkan dari apa yang disebut daftar hitam terorisme," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran.

"Jelas daftar itu sama palsunya dengan perang AS melawan terorisme, Memalukan!," lanjut isi kicauan.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
8 jam lalu

Trump Klaim AL dan AU Iran Sudah Lenyap, Pabrik Senjata Hancur

3 jam lalu

Trump Ingin Hancurkan Iran, Menlu Araghchi: Bakal Gagal, AS Kalah!

11 jam lalu

Trump Ancam Hukum Negara-negara yang Kerja Sama Ekonomi dengan Iran

12 jam lalu

Trump Gelar Perang Ekonomi terhadap Iran, Menlu Araghchi: Pengalihan Isu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal