Pernyataan keras Araghchi itu diampaikan hanya beberapa jam setelah Trump melontarkan ancaman terbaru melalui Truth Social. Trump menyebut AS siap melancarkan operasi militer dengan kekuatan yang lebih dahsyat dibandingkan sebelumnya jika Iran menolak bernegosiasi soal program nuklir.
“Armada besar sedang menuju Iran,” tulis Trump, sembari menegaskan seluruh peralatan tempur AS siap, bersedia, dan mampu menjalankan misi dengan kecepatan serta kekuatan penuh.
Trump kembali mendesak Teheran untuk segera duduk di meja perundingan dan menyepakati perjanjian nuklir.
“Waktu hampir habis, ini benar-benar penting! Seperti yang pernah saya sampaikan kepada Iran sebelumnya, buat kesepakatan,” ujarnya.