WASHINGTON, iNews.id - Serangan pesawat drone Iran terhadap fasilitas badan intelijen Amerika Serikat (AS) CIA di Timur Tengah mengejutkan semua pihak. Intelijen AS mencurigai bantuan Rusia kepada Iran di balik serangan tersebut.
Para analis intelijen AS menyelidiki apakah Rusia membantu dengan memberikan informasi penargetan atau teknologi pesawat drorne canggih kepada Iran.
Empat sumber pejabat AS mengatakan kepada Reuters, dikutip Jumat (24/7/2026), pejabat intelijen AS belum mencapai kesimpulan pasti tentang kemungkinan keterlibatan Rusia dalam serangan Iran terhadap fasilitas CIA.
Namun mereka menyebut efektivitas dan ketepatan serangan serta dukungan teknis Rusia yang lebih luas terhadap Iran belakangan ini, sebagai bukti yang mungkin.
Beberapa laporan media mengungkap, Rusia membantu Iran dalam penargetan serta memberikan dukungan lain dalam serangan terhadap fasilitas militer AS di Timur Tengah. Namun penyelidikan komunitas intelijen tentang kemungkinan keterlibatan Rusia dalam mendukung serangan fasilitas CIA belum pernah diungkap sebelumnya.