Iran Sudah Kenyang Dikhianati AS, Tak Mudah Percaya Lagi

Anton Suhartono
Masoud Pezeshkian menegaskan Iran berkali-kali dikhianati oleh Amerika Serikat dan tidak akan lagi mudah percaya lagi (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan sudah kenyang dikhianati oleh Amerika Serikat (AS) dan tidak akan lagi mudah percaya dalam setiap upaya perundingan damai. 

Presiden Iran Masoud Pezeshkian bahkan menegaskan pengalaman pahit selama 2 tahun terakhir menjadi bukti bahwa Washington bukan mitra yang bisa diandalkan.

Menurut Pezeshkian, perundingan Iran-AS pada 2025 dan 2026 berulang kali berujung pengkhianatan. Dia menyebut ketidakpercayaan historis terhadap AS semakin dalam, diperparah oleh sikap pejabat Negeri Paman Sam yang dinilai kontradiktif dan tidak konstruktif.

“Rakyat Iran tidak akan tunduk terhadap kekerasan. Menghormati komitmen adalah dasar dari dialog yang bermakna,” ujar Pezeshkian, dalam pernyataannya di media sosial X, dikutip Kamis (23/4/2026).

Pernyataan keras itu muncul di tengah ketidakpastian perundingan damai putaran kedua antara Iran dan AS. Teheran menegaskan enggan kembali ke meja perundingan selama Washington masih memblokade kapal-kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran, termasuk di Selat Hormuz.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Iran Tak Akan Buka Selat Hormuz, Tuding AS Langgar Gencatan Senjata

Buletin
8 jam lalu

Iran Pamer Rudal Khorramshahr 4 dan Ghadr, Siap Ratakan Israel!

Nasional
13 jam lalu

Indonesia Tolak Pungutan Biaya Kapal Lintasi Selat Hormuz, Dukung Normalisasi

Internasional
16 jam lalu

AS Blokade Pelabuhan, Iran: Sama Saja Ajak Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal