Iran Sudah Kenyang Dikhianati AS, Tak Mudah Percaya Lagi

Anton Suhartono
Masoud Pezeshkian menegaskan Iran berkali-kali dikhianati oleh Amerika Serikat dan tidak akan lagi mudah percaya lagi (Foto: AP)

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump pada Selasa (22/4/2026l memperpanjang gencatan senjata dengan Iran dengan harapan membuka peluang perundingan damai putaran kedua.

Dia bahkan sempat mengklaim telah mengirim delegasi tingkat tinggi yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance ke Islamabad untuk melanjutkan negosiasi. Delegasi itu juga disebut melibatkan utusan khusus Steve Witkoff serta penasihat Jared Kushner. Meski demikian kebrrangkatan mereka ditunda.

Trump menyatakan perundingan harus dilanjutkan demi mengakhiri konflik. 

"Saya berasumsi pada titik ini tidak ada yang main-main,” ujarnya.

Namun, klaim tersebut justru memicu kebingungan. Sejumlah laporan media menyebutkan JD Vance belum benar-benar berangkat, bahkan masih berada di AS. Dalam pernyataan berbeda, Trump juga dikabarkan mengatakan Vance tidak jadi ke Pakistan dengan alasan keamanan.

Sikap AS yang dinilai tidak konsisten ini semakin memperkuat kecurigaan Iran. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan negaranya tidak akan menghadiri perundingan selama blokade maritim masih berlangsung.

Dalam komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Araghchi menyebut tindakan AS sebagai pelanggaran gencatan senjata, termasuk penyitaan kapal kargo dan pembatasan jalur pelayaran.

Meski demikian, Iran menegaskan tetap berkomitmen menjaga kelancaran lalu lintas energi global. Teheran menyatakan siap memastikan kapal tanker dan kargo, termasuk milik Rusia, dapat melintasi Selat Hormuz tanpa hambatan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Iran Tak Akan Buka Selat Hormuz, Tuding AS Langgar Gencatan Senjata

Buletin
9 jam lalu

Iran Pamer Rudal Khorramshahr 4 dan Ghadr, Siap Ratakan Israel!

Nasional
14 jam lalu

Indonesia Tolak Pungutan Biaya Kapal Lintasi Selat Hormuz, Dukung Normalisasi

Internasional
17 jam lalu

AS Blokade Pelabuhan, Iran: Sama Saja Ajak Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal