Iran Tahan 2 Warga Prancis, Total Menjadi 7 Orang

Umaya Khusniah
Menteri Luar Negeri Prancis, Catherine Colonna menyebut ada dua warganya yang ditahan Iran. (Foto: Reuters)

Pada 6 Oktober, Prancis mengecam Iran dan menuduhnya melakukan "praktik diktator" dan menyandera warganya. Pernyataan itu dilontaran setelah sebuah video ditayangkan di mana pasangan Prancis tampaknya mengaku melakukan mata-mata, setelah berminggu-minggu kerusuhan yang dikaitkan Iran dengan musuh asing.

Protes atas kematian Amini telah mendorong Uni Eropa untuk mengikuti Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris dalam menjatuhkan sanksi terhadap Iran.

Putaran baru sanksi Uni Eropa tentang hak asasi manusia akan disetujui pada pertemuan para menteri luar negeri pada Senin. Sanksi akan melihat 31 sebutan untuk pelanggaran hak asasi manusia yang akan menargetkan individu dan entitas yang mencakup larangan aset dan pembekuan perjalanan.

Prancis juga telah mengusulkan penunjukan baru bagi mereka yang menjual drone ke Iran dan untuk memberikan sanksi kepada orang-orang yang terlibat dalam ekspor komponen elektronik untuk drone, kata salah satu diplomat.

"Jika tujuannya (Iran) adalah untuk memeras kami, maka ini adalah cara yang salah untuk berurusan dengan Prancis," kata Colonna.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS di Langit Irak, Pilot Diburu

Internasional
11 jam lalu

6 Tentara AS Tewas, Menhan Hegseth Akui Tak Semua Rudal dan Drone Iran Bisa Dicegat

Internasional
19 jam lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Internasional
21 jam lalu

Rusia: Iran Punya Hak Tentukan Nasib Sendiri tapi Diganggu AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal