Iran Tawarkan Diri Jadi Juru Damai, Yaman Sentil Teheran: Anda Pemicu Perang!

Anton Suhartono
Pemerintah Yaman menolak tawaran Iran untuk menjadi mediator konflik dengan kelompok Houthi yang didukung Teheran (Foto: AP)

Tawaran Mediasi Muncul saat Upaya Damai Tersendat

Tawaran Iran muncul ketika Houthi masih menolak sejumlah upaya perdamaian regional dan internasional, termasuk peta jalan yang diajukan Arab Saudi untuk menghidupkan kembali proses politik di Yaman.

Al Zouba menilai kelompok tersebut memanfaatkan peluang deeskalasi untuk menghimpun kembali kekuatan dan persenjataan. Dia mengaitkan kondisi itu dengan dugaan upaya Iran menjadikan konflik Yaman sebagai instrumen untuk memperkuat posisi tawarnya dalam persoalan regional.

“Semua ini tidak bisa dipisahkan dari upaya rezim Iran untuk menggunakan Yaman sebagai alat tawar-menawar,” katanya.

Al Zouba juga menolak penyebutan Houthi sebagai “angkatan bersenjata Yaman”, sebagaimana disebut oleh Iran. Menurut dia, kelompok tersebut tidak mewakili seluruh rakyat Yaman dan tidak memiliki legitimasi untuk mengambil keputusan atas nama negara itu.

Penolakan pemerintah Yaman tersebut memperlihatkan persoalan mendasar yang menghambat upaya mediasi, yakni ketidakpercayaan terhadap peran Iran dalam konflik. Bagi pemerintah Yaman, penghentian dukungan Teheran kepada Houthi merupakan tuntutan utama sebelum Iran dapat dipandang sebagai pihak yang membantu proses perdamaian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Ancam Putus 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz, Iran: Target Baru!

8 jam lalu

Bertambah, Korban Tewas Serangan Houthi ke Pelatihan Pasukan Keamanan Yaman Jadi 73 Orang

11 jam lalu

Gawat! Iran Ancam Potong 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz

1 hari lalu

Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah, Perang Saudi-Houthi Bakal Meluas Cepat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal